Minggu, 27 Januari 2008

Anthurium

Anthurium termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam aglaonema, philodendron,keladi hias, dan alokasia. Dalam keluarga araceae,anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. Diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.


Tanaman ini termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Dialam, biasanya tanaman ini hidup secara epifit dengan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan.


Daya tarik utama dari anthurium adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Daun umumnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tidak heran bila tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif. Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa. Konon, dipuja sebagai tanaman para raja.


Secara umum anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis anthurium daun dan jenis anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong.


Sumber : wikipedia

PAK SOEHARTO WAFAT


foto pak soeharto


JAKARTA (KR) - Setelah hampir satu bulan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jenderal Besar H Muhammad Soeharto, Minggu (27/1) pada pukul 13.10 WIB wafat pada usia 86 tahun. Dijadwalkan, jenazah almarhum akan dimakamkan di makam Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, dengan inspektur upacara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kepastian meninggalnya Presiden RI kedua itu, disampaikan Ketua Tim Dokter Kepresidenan, Dr Mardjo Soebiandono, didampingi putra-putri Pak Harto, antara lain Sigit Harjojudhanto, Siti Hardiyanti Hastuti (Mbak Tutut) dan Siti Hediyati (Mbak Titik). Rencananya, jenazah Soeharto ditempatkan di sebelah kanan mendiang istrinya, Ny Suhartini Soeharto yang wafat tahun 1997.
Setelah perkembangan kesehatan mantan Presiden Soeharto mengalami masa pasang surut, pada Minggu pagi kemarin, kondisinya sangat kritis. Pernapasan dangkal dan 100 persen kembali diambil alih alat bantu pernapasan.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan, Marjo Soebiandono menjelaskan secara rinci, sejak pukul 01.00 WIB keadaan kesehatan secara umum mantan penguasa Orde Baru itu menurun, kemudian terjadi sesak napas diikuti dengan tekanan darah yang juga menurun.


Setelah pak soeharto wafat, jenazah beliau langsung dibawa kecendana. terlihat arak-arakan mobil yang sedang membawa jenazah pak soeharto

Sumber : kr.co.id